Monday, September 18, 2017

New Chapter of Life: Being A College Student

Haloooo, sudah lama acu tidak nongol di sini. FYI, I've been so busy in these past few months gara-gara Kamaba (I'm not complaining because I'm so damn lucky and blessed) but yeah, it takes a lot of time, energy, and it ruins my sleep schedule. Anyway, banyak banget yang pengen gue ceritain di sini.

Okay, so first of all, I got accepted in UI. Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial. Jalur SNMPTN. Whaat? Gue tau sih waktu SMA gue ambis, but I didn't expect kalo gue bakal keterima. Abis itu yaudah, setelah itu banyak banget rangkaian kegiatannya, mulai dari OBM, PCK, Padus, OKK, PSAK, SALT, FPG, Limas, Gelmab. Beberapa ada yang udah selesai (OKK, PSAK), ada yang masih berjalan (SALT, FPG), dan masih ada yang coming soon. Capek, loh, sumpah. Ga selesai-selesai. Apalagi gue PP.

Trus apa ya ... gue ceritain semuanya aja kali ya?

Friday, June 30, 2017

/repost/

Oke, oke.

Kali ini yang gue omongin kayaknya ga akan se-random dan se-menyenangkan biasanya. Ya emang yang biasanya juga ga menyenangkan banget, sih. Tapi yang ini sedikit menyedihkan (buat gue).

Hari ini gue belajar bahwa it seems like 'ikhlas' adalah musuh semua orang (apalagi yang lagi suka sama orang) (Eh gatausih, maap kalo salah). Kayak, when you lo........like someone, it's almost impossible buat ikhlas ngeliat dia suka sama orang lain, jalan sama orang lain, jadian sama orang lain, et cetera.

Tapi, dikutip dari buku yang gue beli kemarin, "Bahwa sesungguhnya, hakikat tertinggi dari mencintai adalah untuk melepaskan" ya memang betul, sih. Menerima, merelakan, meninggalkan, adalah bentuk lain dari ikhlas. And none of those are easy!

Gue sebenernya rada geli juga sih sama kata-kata 'mencintai'. Menye banget. Kayak gue masih kecil banget buat ngomongin hal yang sebesar itu, serumit itu, dan seabstrak itu. Blah, it's too deep and dramatic. Tapi, 'mencintai' kan ga cuma sekadar perasaan dari cewek ke cowok dan sebaliknya. Bisa juga ditunjukin ke keluarga, temen, binatang peliharaan lo, dan ya siapapun itu yang lo sayangin. Oke, tulisan ini makin ngawur ke mana-mana.

Oke, oke. Kenapa gue tiba-tiba sok tau, sok mellow ngomongin ikhlas lah, hakikat-hakikat lah, dan hal-hal aneh lainnya adalah karena sekarang mungkin sudah saatnya untuk berhenti. (Apapun itu, bahkan yang belum dimulai). Kayak yang gue kutip dari Dumbledore, "Diam dengan tidak melakukan apapun adalah dua hal yang sangat berbeda" //kalo salah maap, itu sisa-sisa ingetan anak SD//

Jadi karena dia mungkin sudah menemukan yang baik (tapi emang baik sih) (sudah melakukan riset), yang insyaallah akan memperlakukan dia dengan baik, yang mungkin akan bikin dia bahagia ... mungkin sudah saatnya buat gue untuk mengakhiri kediam-diamanku dan mencoba untuk ikhlas. Padahal apa coba yang harus diikhlasin wkwkwk. Yaudah, pokoknya ikhlasin aja dah udah. Insyaallah ikhlas wkwkwkwkwk.



(I want to make him happy, but if someone can make him happier, then maybe it's time to stop)

Sunday, June 4, 2017

Road To Be Wanita Anggun Sejati

Hei, Bro, Mamen, yowazap wazap?!

Jadi hari ini –sekarang sih tanggal 3 Mei, gatau tulisan ini bakal gue terbitin kapan– gue merasa sedikit produktif. Kalian ga bakal percaya, but I really did attend a make-up class today.

Gue tau sih hari ini bakal jadi disaster, tapi gapapa, kehidupan gue juga udah kayak gitu dari dulu. Jadi semua ini bermula saat Erina, temanku yang hampir segabut Rizqa, ngajak gue ikut acara Gogirl Pop Up Class With Make Over –gue ngetiknya sambil nyontek–. Jadi itu tuh kayak kita diajarin cara make up gitu sih. Gue mah iya-in aja waktu dia ngajak, soalnya gue udah lelah ngejagain Api semenjak libur.

Friday, May 26, 2017

I Survived Salemba (+ Love For Those Who Made It Easier)

YUHUUUUUU!!!

Gengs, lama tak jumpa.

Sebenernya banyak banget sih yang mau gue ceritain, tapi yang pertama: SHOUT OUT TO aksarapohonoak.blogspot.com !!! Akhirnya Sope merilis blog-nya wkwkwk, sumpah you gotta check her blog out karena tuh anak poetic abis, ada aja tulisan dia –barang sebiji dua biji– yang nyangkut di kehidupan lo (?!?!?!?!)

LALUUUU, gue berhasil melewati kerasnya rimba Salemba –which I can proudly say– dengan selamat, sehat, sentosa. Tiga tahun yang penuh ke-hectic-an dengan wujudnya yang bermacam-macam. Ngomong-ngomong, SMA tuh berasa sebentar banget. Tapi kenapa kalo denger tiga tahun tuh rasanya lama bener ya?! Selama tiga tahun, I made a lot of friends, had some moments that might be unforgotten, and mooooooore. So this was made to appreciate you-you pada yang lucky enough (but you've been dealing with my shits and dramas so it's fair enough) buat masuk ke dalam list orang-orang penting selama gue di 68. 

Wednesday, April 19, 2017


15 : 36
19 / 04 / 2017
-but some promises are harder to be kept-

/ / /

I promise myself I’ll be over you one day.

I won’t reread our conversation ever again.
I won’t check your instagram profile constantly.
Your name won’t be on the top of my search column.
I won’t smile crazily-wide if your name appears on my phone screen.
I won’t get jealous over little things.
I won’t mind if you go out with whoever it is.
It won’t bother me if you don’t talk to me.
I won’t get excited about your birthday and be anxious about my lame gift (or maybe I won’t even remember it anymore)
You won’t be the one who makes me smile.
I won’t be scared if you know what I feel because it might ruin everything.
Nobody will ask me if you’re not around.
I won’t be worried if something happens to you.
I won’t be sad if you’re feeling blue.
My mum won’t tease me or ask me “how is he?” constantly.

But right now, I just want to enjoy everything that I feel towards you, because one day, I’ll totally be over you.